Ustadzah Arina Shiva, Bagaimana Cara Mengatasi Galau?

Ilustrasi sedang galau | sumber foto: Pixabay
PARTUKKOAN.com

Galau. Banyak diantara kita yang sering menggunakan kata tersebut. Galau ini sendiri merupakan sebuah perasaan kacau yang ada di dalam hati, hati yang tengah bingung harus memilih yang mana, hati yang merasa ragu-ragu. Galau juga disebabkan oleh pikiran seseorang yang tengah kosong dan kekosongan tersebut berasal dari hati yang tengah kacau.

Sejenak marilah kita lihat kehidupan manusia saat ini terutama di kalangan para remaja, yang identik dengan sikap galaunya. Seakan galau sudah menjadi bagian dari karakter manusia.

Lantas, bagaimana agar kita bisa menghindari sikap galau tersebut?

Sibukkan Diri Untuk Hal-hal Yang Bermanfaat

Sibukkan diri untuk selalu mengerjakan hal-hal yang bermanfaat. Bersemangatlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat tersebut, mintalah pertolongan kepada Allah SWT dan janganlah menjadi lemah.

Jika kita mengalami sebuah kegagalan, jangan ucapkan, ‘Andai tadi saya melakukan cara ini, harusnya akan terjadi ini…dst.’ Namun ucapkanlah, ‘Ini takdir Allah, dan apa saja yang Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena berandai-andai membuka peluang setan. (HR. Ahmad 9026, Muslim 6945, Ibn Hibban 5721, dan yang lainnya).

Beliau memberikan batasan, ini artinya berlaku untuk manfaat dunia maupun akhirat. Karena ketika kita sibuk dengan segala sesuatu yang bermanfaat, kita tidak akan memiliki waktu luang untuk melakukan perbuatan yang tidak bermanfaat, seperti galau misalnya.

Dan seseorang tidak perlu merasa kesulitan untuk mencari apa yang manfaat baginya. Karena semua yang ada di sekitarnya, bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat baginya.

Jangan Lupa Diiringi Dengan Do’a

Inilah salah satu kelebihan orang mukmin. Sebab, kebanyakan dari setiap mukmin itu memiliki kedekatan hati dengan Rab-Nya. Karena mereka memiliki harapan di sisi Rab-Nya.

Mengingat agar kita tidak hanya bersandar pada pekerjaan yang kita lakukan saja, akan tetapi harus diiringi dengan tawakal kepada Allah SWT. Karena keberhasilan tidak mungkin dapat kita raih tanpa pertolongan dari Allah SWT.

Jangan Merasa Lelah

Dalam hal yang terbaik di dalam hidup, pasti akan mengalami dan menghadapi sebuah rintangan serta ujian. Seorang mukmin, rintangan bukan sebab untuk putus asa karena dia paham, rintangan pasti selalu ada di sepanjang hidupnya.

Hindari Panjang Angan-angan

Terlalu ambisius menjadi orang sukses, memperparah kondisi galau yang dialami seseorang. Sebab, dia berangan-angan panjang, hingga terbuai dalam bayangan kosong tanpa makna.

Jangan Merasa Didzalimi Takdir

Ketika kita merasa gagal dibandingkan dengan teman-teman kita, janganlah berduka. Karena setiap duka tidak akan mengubah nasib kita, yang lebih penting kendalikan hati agar tidak hasad dan dengki.

Jangan Lupa Doa Memohon Kebaikan Dunia Akhirat

Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku; perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku; perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah ya Allah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan.

Akhirnya, semoga Allah SWT selalu membimbing kita untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Aamiin.

Penulis: Arinal Muna, S.Sos | penulis adalah penggagas kelas bimbel gratis "Ruang Dasar" SD/MI Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.

Loading...
Share on Google Plus

Tentang Admin Lima

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment